Kronologi KKB Parang Ibu Penjaga Warung, Awal Tanya Keberadaan Suami Korban

Antara ยท Kamis, 18 Februari 2021 - 15:10:00 WIT
Kronologi KKB Parang Ibu Penjaga Warung, Awal Tanya Keberadaan Suami Korban
Kantor Polres Puncak. (Foto: iNews/Nathan Making).

ILAGA, iNews.id - Seorang ibu rumah tangga yang sedang menjaga warung klontong di Kampung Yulukoma, Kabupaten Puncak, Papua, diparang kelompok kriminal bersenjata (KKB). Para pelaku sempat bertanya keberadaan suami korban.

Para anggota KKB ini berjumlah tiga orang. Penganiayaan ini berawal saat mereka mendatangi warung korban, Deljati Pamean (28), berpura-pura sebagai pembeli yang ingin berbelanja.

Dari tiga orang tersebut, dua di antaranya masuk sementara seorang lagi berada di luar. Satu di antara mereka menanyakan keberadaan suami korban.

Tanpa curiga, Deljati menjawab kalau korban sedang pergi ke pasar. Lalu mendengar jawaban itu, mereka langsung masuk ke dalam warung dan memarangi korban.

Korban berteriak minta tolong, membuat saksi, Hendra Tenan, yang juga tinggal di rumah tersebut keluar dari kamarnya. Lalu para pelaku melarikan diri ke arah sungai di sekitar kampung.

Saksi yang melihat langsung penganiayaan tersebut, Pitter Mutung, sempat diancam busur panah, sehingga dia langsung masuk ke dalam rumah.

"Memang benar pelaku penganiayaan diduga anggota KKB, namun dari kelompok mana masih dalam penyelidikan," kata Kapolres Puncak, AKBP Dicky Saragih, di Kabupaten Puncak, Rabu (17/2/2021).

Sememtara korban Deljati Pamean dalam kondisi stabil. Setelah mendapat perawatan medis di puskesmas, korban diizinkan pulang dan diminta berobat jalan.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Bagikan Artikel: