Pemkab Intan Jaya Dinilai Tak Aktif saat KKB Berulah, Begini Tanggapan Bupati

Antara ยท Kamis, 18 Februari 2021 - 16:00:00 WIT
Pemkab Intan Jaya Dinilai Tak Aktif saat KKB Berulah, Begini Tanggapan Bupati
Penemuan korban tewas korban KKB di Intan Jaya. (Foto: iNews/Herawati).a

INTAN JAYA, iNews.id - Pemerintah Kabupaten Intan Jaya dinilai tak aktif dalam menghadapi gangguan keamanan di daerahnya. Padahal saat ini masyarakat membutuhkan bantuan di tempat pengungsian.

Hal ini disampaikan Pastor Paroki Bilogai, Pastor Yustinus Rahangiar. Dia mengatakan, hampir semua warga di Desa Desa Bilogai, Desa Kumlagupa, dan beberapa warga dari Desa Puyagiya mengungsi di rumah pastoran dan gereja.

"Sekarang masalahnya pemerintahan daerah tak berfungsi. Mereka tak ada bersama masyarakat," kata Pastor Yustinus di Kabupaten Intan Jaya, Papua, Kamis (18/2/2021).

Menurut dia, Bupati Natalis Tabuni sudah kerap memberikan instruksi kepada jajarannya. Namun para ASN tidak merealisasikan perintah tersebut.

"Bupati sudah sering memberikan instruksi kepada jajarannya, namun ketika hilang sebentar, bawahannya juga hilang semua," ujar dia.

Sementara itu Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni mengakui dia dan aparat pemerintah daerah kerap tak berada di kantor karena alasan keamanan. Mereka sering kali diancam KKB.

"Bukan saya sendiri, seluruh PNS, terutama putra daerah, jarang ada di tempat karena mereka dapat ancaman," ujar Natalis.

Saat ini sejumlah pejabat teras di Pemkab Intan Jaya seperti sekretaris daerah dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengungsi ke Kabupaten Nabire.

Hal serupa juga dilakukan oleh 25 anggota DPRD Intan Jaya. Sebagian besar dari mereka kini memilih menetap di luar daerah.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal