Peninggalan Prasejarah, Warga Geger Ada Batu Beranak di Danau Sentani

Edy Siswanto ยท Sabtu, 17 Oktober 2020 - 11:55 WIT
Peninggalan Prasejarah, Warga Geger Ada Batu Beranak di Danau Sentani
Batu peninggalan prasejarah di Danau Sentani. (Foto: iNews/Edy Siswanto).

SENTANI, iNews.id - Warga di sekitar Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, dikagetkan dengan penemuan batu peninggalan prasejarah. Masyarakat menyebutnya batu beranak, karena seperti melambangkan keluarga.

Ada tiga batu berjejer di pinggiran danau wilayah Kampung Kwadeware. Tingginya sekitar dua meter dengan lebar satu meter. Batu paling besar dianggap sebagai batu laki-laki, lalu ada batu perempuan dan batu anak.

Warga pun meyakini sejumlah mitos penemuan batu tersebut. Di antaranya bahwa batu tersebut jelamaan nenek moyang dari Suku Tutari Sentani.

Kemudian Balai Arkeologi Papua langsung meneliti penemuan batu beranak tersebut. Dari hasil kajian tim, bebatuan ini merupakan peninggalan prasejarah.

"Peninggalan zaman megalitik atau batu besar. Saat itu manusia menjadikan batu besar sebagai tempat pemujaan simbol lokasi," kata Kepala Balai Arkeologi Papua, Gusti Made Sudarmika, di Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (17/10/2020).

Bukan hanya batu beranak ini, sejumlah situs zaman prasejarah juga sudah banyak ditemukan di Kabupaten Jayapura. Di antaranya Situs Tutari di Distrik Waibu, Menhir di bawah kaki Gunung Cyclop dan sejumlah penemuan lainnya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal