Perdamaian Perang Saudara di Puncak Papua Dikawal KKB, TNI-Polri Pilih Menahan Diri

Cornelia Mudumi · Selasa, 06 April 2021 - 11:45:00 WIT
Perdamaian Perang Saudara di Puncak Papua Dikawal KKB, TNI-Polri Pilih Menahan Diri
Suasana kontak senjata di Ilaga Puncak Papua. (Foto: Istimewa).

BEOGA, iNews.id - Personel gabungan TNI-Polri tidak ikut menghadiri perdamaian perang saudara yang dikawal kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua. Mereka memilih menahan diri demi tujuan utama merukunkan warga yang berkonflik.

Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia mengatakan, misi utama yakni mendamaikan warga yang sempat terlibat perang. Karena itu begitu ada kabar kalau kegiatan tersebut dikawal anggota dari TPNPB OPM, pihaknya memilih untuk menahan diri.

"Jika aparat TNI-Polri ikut mengawal ke lokasi, dipastikan terjadi kontak senjata. Misi perdamaian antarwarga yang bertikai bisa batal," kata Kompol I Nyoman di Kabupaten Puncak, Papua, Senin (5/4/2021).

Dia kemudian mengimbau warga di wilayah Puncak Papua, termasuk di Ibu Kota Ilaga tidak saling berkonflik, apalagi sampai menggelar perang adat.

Sebab hal ini hanya membawa kerugian besar bagi warga, hilang nyawa, harta dan benda. Bahkan anak dan istri bisa menjadi korban dalam peperangan ini.

"Serahkan saja kepada petugas keamanan, sehingga hukum yang akan ditegakan, bukan pakai angkat panah lagi," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal