get app
inews
Aa Text
Read Next : Gempa Hari ini Magnitudo 4,1 Guncang Manokwari Selatan Papua Barat

Sempat Blokade Gerbang, Warga Dipertemukan dengan Pengurus SMA Negeri 2 Manokwari

Selasa, 28 Juni 2022 - 18:44:00 WIT
Sempat Blokade Gerbang, Warga Dipertemukan dengan Pengurus SMA Negeri 2 Manokwari
Sekda Provinsi Papua Barat Nathaniel Mandacan memfasilitasi pertemuan antara warga yang kecewa karena anak mereka tidak lolos seleksi PPDB dan pengurus SMA Negeri 2 Manokwari di Kantor Gubernur Papua Barat, Selasa (28/6/2022). (Foto: Antara).

MANOKWARI, iNews.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Nathaniel Mandacan memfasilitasi pertemuan antara warga yang kecewa karena anak mereka tidak lolos seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) dan pengurus SMA Negeri 2 Manokwari. Pertemuan dilaksanakan di Kantor Gubernur Papua Barat di Kota Manokwari, Selasa (28/6/2022).

Pertemuan itu dilaksanakan setelah sejumlah warga pada Senin (27/6/2022) memblokade gerbang SMA Negeri 2 Manokwari karena anak mereka tidak diterima menjadi murid sekolah unggulan tersebut.

Dalam pertemuan antara warga dan pengurus sekolah, Nataniel Mandacan memberikan pemahaman kepada para orang tua bahwa sekolah swasta tidak kalah dari sekolah negeri.

"Jangan pandang remeh sekolah swasta, saya ini juga tamatan dari sekolah swasta," ujar Mandacan.

Dia juga berjanji menyampaikan usulan para orang tua murid ke Dinas Pendidikan Papua Barat. Sejumlah orang tua murid mengusulkan SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Manokwari melaksanakan pembelajaran pada pagi hari dan siang hari agar bisa menerima lebih banyak siswa.

"Soal aspirasi yang disampaikan oleh para orang tua murid, kami akan bicarakan dengan dinas terkait. Tapi kita perlu pertimbangkan keadaan sekolah, berapa jumlah guru, daya tampung sekolah, dan sebagainya," ucapnya.

Kepala SMA Negeri 2 Manokwari Adrianus Hara menuturkan, SMA Negeri 2 Manokwari menetapkan kuota penerimaan siswa baru sebanyak 288 orang dan kuota itu sudah terpenuhi.

"Pendaftaran kita tutup karena sudah memenuhi kuota yakni 288 orang," kata Hara.

Menurutnya, sekolah tidak bisa menerima lebih banyak siswa baru dengan kapasitas ruang kelas dan tenaga guru yang tersedia saat ini. Saat ini, lanjut dia SMA Negeri 2 Manokwari hanya punya 39 guru tetap.

"Apakah kami harus pasang tenda di lapangan, lalu harus menambah guru dari mana? Sedangkan perbandingan guru dan murid di SMA sudah tidak seimbang," ucapnya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut