Sopir Truk di Mamberamo Tengah Babak Belur Dipukuli Pemilik Pangkalan Pasir

Antara ยท Kamis, 15 Oktober 2020 - 11:45 WIT
Sopir Truk di Mamberamo Tengah Babak Belur Dipukuli Pemilik Pangkalan Pasir
Ilustrasi pemukulan. (Foto: Istimewa).

JAYAPURA, iNews.id - Seorang sopir truk pengangkut pasir menjadi korban penganiayaan di Kampung Hologayam, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua. Korban dipukuli hingga babak belur oleh pemilik pangkalan pasir.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, penganiayaan ini terjadi saat korban Samuel Tandi Pabanne hendak mengambil pasir di rumah pelaku, Marius Mabel di wilayah Kobakma.

"Korban Samuel Tandi Pabanne yang merupakan sopir truk hendak memuat material pasir yang akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit," kata Kamal di Kota Jayapura, Papua, Rabu (14/10/2020) petang.

Sesampainya di lokasi, pelaku mengadang korban dan melarangnya mengambil material pasir. Namun korban menolak dan tetap ingin mengangkut pasir di pangkalan tersebut.

"Hal ini membuat pelaku marah dan melakukan pemukulan terhadap korban," ujar dia.

Insiden penganiayaan ini dilaporkan ke polisi. Korban mengalami luka memar di wajah. Polisi kemudian mendatangi rumah pelaku dan meminta keterangan Marius Mabel.

Kasus tersebut, kata dia, telah ditangani oleh Satuan Reskrim Polres Mamberamo Tengah untuk diselesaikan secara kekeluargaan atas kesepakatan kedua pihak.

"Kasus ini akan diselesaikan secara kekeluargaan pada Sabtu, 17 Oktober 2020 dengan menghadirkan seluruh masyarakat kampung," ujar dia.

Dia meminta warga tidak terprovokasi dengan persoalan yang sedang diselesaikan dengan cara kekeluargaan ini, sehingga tidak terjadi tindakan anarkistis.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal