Teriakan Terakhir Prajurit Kopassus Ini Tak Pernah Terlupakan di Telinga Luhut Pandjaitan

Riezky Maulana ยท Jumat, 14 Januari 2022 - 11:15:00 WIT
Teriakan Terakhir Prajurit Kopassus Ini Tak Pernah Terlupakan di Telinga Luhut Pandjaitan
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan saat mengantar kepergian Letkol Inf Atang Sanjaya ke peristirahatan terakhir di TMP Kalibata, 5 Oktober 2020. (Foto: FB/LBP).

Sayangnya, setelah itu Luhut mendapat kabar Atang termasuk salah satu prajurit yang tertembak di tangan dan kemudian dievakuasi ke Jakarta.  

Luhut menuturkan, memandang wajah para veteran di setiap pertemuan, dirinya masih melihat semangat sama yang pernah hadir 45 tahun lalu saat mereka berjuang bersama-sama.

"Melihat itu saya seakan diingatkan untuk tidak menodai perjuangan mereka dengan terus mengabdi kepada Ibu Pertiwi," tuturnya.

Prajurit Kopassus dan baret merah kebanggaannya. (Foto: TNI)
Prajurit Kopassus dan baret merah kebanggaannya. (Foto: TNI)

Cikal bakal Kopassus lahir dari Kesatuan Komando Tentara Teritorium III Siliwangi yang dibentuk Kolonel AE Kawilarang pada 16 April 1952. Satuan kecil dengan kemampuan tempur mumpuni ini dilahirkan berkaca dari pengalaman Teritorium III Siliwangi (sekarang Kodam III/Siliwangi) menumpas pemberontakan Republik Maluku Selatan.

Dalam perjalannya, satuan ini mengalami berbagai perubahan. Pada 9 Februari 1953, Kesko TT dialihkan dari Siliwangi dan langsung berada di bawah Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

Pada 18 Maret 1953 Mabes ABRI mengambil alih dari komando Siliwangi dan kemudian mengubah namanya menjadi Korps Komando Angkatan Darat (KKAD).

Pada 25 Juli 1955 organisasi KKAD ditingkatkan menjadi Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD). Pada 1959 unsur-unsur tempur dipindahkan ke Cijantung, Jakarta Timur.

Pada 12 Desember 1966 RPKAD berubah pula menjadi Pusat Pasukan Khusus Angkatan Darat (Puspassus AD). Nama Puspassus AD ini hanya bertahan selama lima tahun.

Pada 17 Februari 1971, Puspassus AD berubah menjadi Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha). Seiring reorganisasi di tubuh ABRI, sejak 26 Desember 1986 Kopassandha berubah menjadi Komando Pasukan Khusus hingga kini.

Editor : Nani Suherni

Bagikan Artikel: