Polda Papua: Kabar Tahanan Positif Covid-19 Hoaks

Antara ยท Minggu, 31 Mei 2020 - 14:29 WIB
Polda Papua: Kabar Tahanan Positif Covid-19 Hoaks
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal (Antara)

JAYAPURA, iNews.id - Tahanan di rumah tahanan (rutan) Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Papua tidak terjangkit virus corona atau Covid-19. Hal ini langsung ditegaskan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal.

"Beredarnya informasi di media sosial maupun media daring bahwa puluhan tahanan di Polda Papua positif Covid-19 itu tidak benar atau hoaks," kata Kamal, Minggu (31/5/2020).

Kamal membantah informasi yang beredar di media sosial atau daring bahwa puluhan tahanan di Mapolda Papua positif Covid-19. Selain itu, Akmal juga membantah adanya tahanan yang sempat dirawat di rumah sakit dan dinyatakan sembuh dari Covid-19, kembali dibawa ke rutan bergabung dengan tahanan lainnya.

Kabar hoaks itu bererdar jika tahanan di Mapolda Papua melakukan tes darah dan tes swab dinyatakan positif corona, namun tidak dilakukan karantina bersama sekitar 90 tahanan lainnya.

“Ini tidak benar," kata dia.

Kamal mengatakan, ada pihak-pihak yang terus melakukan provokasi dan menyebarkan berita atau informasi yang menimbulkan kepanikan bagi tahanan, keluarganya dan masyarakat.

"Sesuai dengan keterangan Kabid Dokkes Polda Papua Kombel Pol Agustinus Mulyono Hardi bahwa setelah dilakukan rapid test terhadap para tanahan ditemukan adanya 4 tahanan yang dinyatakan reaktif, selanjutnya dilakukan tes PCR terhadap keempat tahanan tersebut dan hasilnya dinyatakan negatif," kata dia.

Sehingga keempat tahanan tersebut telah dikembalikan ke Rutan Mapolda Papua untuk menjalani proses hukum.

"Kami menegaskan bahwa tidak ada tahanan Polda Papua yang postif Covid-19, semua tahanan dalam kondisi sehat jasmani dan rohani,” kata Kamal.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan tahanan, kata Akmal, Bid Dokkes Polda Papua juga melakukan rapid test kepada personel yang melakukan jaga tahanan dan hasilnya negatif Covid-19.

Berkaitan dengan hal ini, Kamal meminta kepada pihak terkait agar melakukan klarifikasi jika mendapatkan informasi sepihak yang bisa membuat gaduh ditengah pandemi Corona.

"Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita yang belum jelas kebenarannya, masyarakat harus bijak dalam menggunakan media sosial," kata dia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto