Cerita Jenderal Kopassus Pimpin Operasi di Papua, Menang Tanpa Pertumpahan Darah

Reza Fajri · Kamis, 13 Januari 2022 - 12:38:00 WIT
Cerita Jenderal Kopassus Pimpin Operasi di Papua, Menang Tanpa Pertumpahan Darah
Danjen Kopassus Mayjen TNI Mohamad Hasan memimpin upacara penutupan Pendidikan Prajurit Komando Angkatan 105 Tahun 2021 di Pantai Permisan Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (18/8/2021). (Foto: Istimewa)

JAYAPURA, iNews.id – Bertempur dengan senjata adalah hal biasa. Tetapi memenangkan pertempuran dengan tanpa menumpahkan darah dan berhasil mencapai tujuan operasi adalah ilmu perang tertinggi.

Hal itu menjadi keyakinan mantan Komandan Jenderal (Danjen) Korps Pasukan Khusus (Kopassus) Mayjen TNI Mohamad Hasan. Keyakinan tersebut diterapkan Mayjen Hasan saat memimpin operasi di Papua.

Dinukil dari buku ‘Kopassus untuk Indonesia’, Hasan menceritakan pengalamannya selama bertugas di Papua dengan mengedepankan pendekatan hati dan kemanusiaan.

“Papua itu sekeping surga yang tertinggal di bumi. Alamnya indah dan masyarakatnya sejatinya berhati polos dan tulus. Yang utama saya lakukan adalah menyentuh hati sebagai sesama manusia,” kata Hasan.

Menurut Hasan, solusi untuk Papua adalah kesejahteraan dan keamanan warga. Dari pengalamannya di Papua, sebagian besar warga yang terlibat dalam kelompok separatis seperti Organisasi Papua Merdeka (OPM) bukan karena faktor ideologis. Melainkan pemicunya adalah kebutuhan pengakuan eksistensi sebagai manusia yang sederajat.

Hasan mencontohkan banyak orang Papua yang tidak bisa sekolah tinggi dan layak. Juga banyak yang tidak bisa mendapat pekerjaan yang layak dan tersisih.

“Berbagai Satgas Kopassus saat ini saya perintahkan untuk mengutamakan pendekatan kemanusiaan dan kesejahteraan dengan membuka kebun di masyarakat, mengajar, membantu pengobatan dan lain-lain. Kebun yang dibuka di Wamena misalnya, dalam dua tahun sudah lima kali panen,” ujarnya.

Ketika menyandang pangkat Brigadir Jenderal, Hasan diberi kesempatan memimpin operasi tempur di Papua. Ini adalah hal langka sekaligus kebanggaan sebagai perwira tinggi karena diberi kesempatan terjun langsung dalam operasi lapangan.

Editor : Reza Fajri

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: