Cuaca Buruk, Pencarian Pesawat Dimonim Air Dilakukan Minggu Pagi

iNews, Maria Christina Malau ยท Sabtu, 11 Agustus 2018 - 20:10 WIB
Cuaca Buruk, Pencarian Pesawat Dimonim Air Dilakukan Minggu Pagi
Pesawat PK-HVQ milik PT Marta Buana Abadi (Dimonim Air). (Foto: Istimewa)

JAYAPURA, iNews.id – Pencarian pesawat PK-HVQ milik operator Dimonim Air yang hilang kontak dalam penerbangan menuju Oksibil, Papua, Sabtu (11/8/2018), terkendala dengan cuaca buruk. Rencananya, pencarian dilakukan besok, Minggu pagi (12/8/2018).

Kepala Humas Basarnas Jayapura Yadianto menjelaskan, pencarian akan dilakukan lewat jalur udara dengan bantuan pesawat dari maskapai penerbangan yang beroperasi di wilayah Papua. Selain itu, pencarian pesawat hilang bersama sembilan penumpangnya juga akan melibatkan 1 helikopter milik AirNav Indonesia.

“Pencarian jalur udara dilakukan pukul 7.00 hingga 8.00 WIT. Untuk sementara dari koordinasi dengan beberapa maskapai yang beroperasi di wilayah Papua, baru satu pesawat yang bsia membantu pencarian. Ditambah nanti ada heli dari AirNav,” kata Yadianto saat dihubungi iNews.id lewat sambungan telepon, Sabtu malam.

Yadianto memaparkan, setelah mendapat informasi mengenai pesawat berpenumpang sembilan orang yang hilang kontak di Pegunungan Bintang, Oksibil, pencarian sudah dilakukan dengan meminta bantuan pesawat perintis yang juga memiliki rute penerbangan sama dengan pesawat PK-HVQ. Namun, pencarian belum membuahkan hasil.


Sementara itu, pencarian yang dilakukan Tim Gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, dan stakeholder terkait, terkendala dengan cuaca yang buruk. Selain itu, Basarnas juga terkendala dengan peralatan. “Cuaca di kawasan ini tidak menentu dan bisa berubah-ubah dalam waktu cepat, terutama di wilayah pegunungan. Kami juga tidak punya heli untuk melakukan pencarian lewat udara,” ujarnya.

Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Michael Mumbunan juga mengatakan, pencarian Pesawat Dimonim Air dilakukan Minggu pagi. “Kemungkinan jam 05.00 WIT. Saat ini pencarian terkendala cuaca,” ujarnya.

Rencana pencarian Pesawat Dimonim Air di sekitar wilayah Kampung Okatem dibahas Sabtu sore di di Mapolres Kabupaten Pegunungan Bintang. Tim gabungan menggelar rapat pembentukan Posko Bencana Penanggulangan Terpadu yang melibatkan TNI-Polri, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Tim SAR. Rapat tersebut dipimpin oleh Wakapolres Kabupaten Pegunungan Bintang Kompol Tofan Irdiyanto.

Dalam pertemuan itu, Tofan mengatakan, tim gabungan akan segera ke kampung terdekat dengan lokasi kejadian di Kampung Okatem. Tim selanjutnya berkordinasi dengan kepala kampung serta masyarakat untuk membantu menunjukkan arah jalan menuju Gunung Menuk mencari titik sasaran kejadian. Perjalanan menuju Kampung Okatem selama sekitar 1 jam. Selanjutnya, tim ke lokasi di Gunung Menuk.

Namun, karena kondisi cuaca yang tidak mendukung, hujan dan kabut, serta hari sudah mulai gelap, maka pencarian keberadaan pesawat PK-HVQ baru dapat dilakukan mulai pada besok, Minggu pagi.


Editor : Maria Christina