Jadi Calon Tunggal, Bupati Raja Ampat Akui Sulit Lawan Kotak Kosong

Chanry Andrew Suripatty · Selasa, 06 Oktober 2020 - 13:50:00 WIT
Jadi Calon Tunggal, Bupati Raja Ampat Akui Sulit Lawan Kotak Kosong
Penolakan warga terhadap calon bupati Raja Ampat. (Foto: iNews/Andrew Chanry).

WAISAI, iNews.id - Bupati Raja Ampat, Faris Umlati, yang kini kembali maju dalam Pilkada 2020 mengakui sulit melawan kotak kosong. Dia dan calon wakil bupati, Orideko Burdam, menjadi calon tunggal yang mendapat dukungan mayoritas partai politik.

"Kami mendapat rekomendasi dari banyak partai dan dipastikan melawan kotak kosong. Tidak mudah memang, namun kami memiliki tujuan yang jelas," kata Faris di Waisau, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Senin (5/10/2020).

Dia mengaku, ingin mengakhiri konflik yang berkepanjangan di daerah tersebut. Masyarakat harus bersatu untuk membangun daerahnya menjadi lebih baik ke depan.

Sementara itu pasangan calon tunggal ini mulai melakukan konsolidasi di tingkat kampung. Tim sukses mulai disebarkan ke sejumlah dapil untuk sosilisasi program-program Faris-Orideko.

Namun kunjungan tim tak selalu berjalan mulus. Sebab banyak warga yang mengaku kecewa dengan kepemimpinan Faris pada periode awal dan lebih memilih kotak kosong.

"Banyak janji politik dari Faris saat menjabat sebagai Bupati tidak terpenuhi," kata Yakobus, warga di wilayah Kampung Wejim Timur.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal