Pendidikan Anak di Jalur Trans Papua Barat Terancam, Sekolah Terdekat Berjarak 30 Km

Antara · Jumat, 06 Mei 2022 - 13:19:00 WIT
Pendidikan Anak di Jalur Trans Papua Barat Terancam, Sekolah Terdekat Berjarak 30 Km
Ilustrasi anak-anak yang tinggal di jalur Trans Papua Barat terancam putus sekolah. (Foto; Antara)

MANOKWARI, iNews.id - Puluhan anak usia sekolah terancam tak melanjutkan pendidikan di wilayah Kaprus Gunung, Kecamatan Tahota, Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat. Mereka putus sekolah lantaran ikut orang tuanya pindah ke tempat tinggal di wilayah perkampungan baru. 

Kepala Suku Kaprus Gunung Zeth Sayori mengatakan, anak-anak tersebut ikut orang tua pindah ke perkampungan baru di sekitar jalur Trans Papua Barat yang menghubungkan Tahota, Kabupaten Mansel dengan Windesi, Kabupaten Teluk Wondama.

"Anak-anak di sini pernah bersekolah di Kecamatan Tahota. Sebagian di Teluk Bintuni, tapi mereka putus sekolah karena ikut orang tua ke lokasi perkampungan baru di perbatasan Mansel-Teluk Wondama," ujarnya, Kamis (5/5/2022).

Menurutnya, hingga kini di lokasi perkampungan baru belum tersedia fasilitas sekolah. Adapun fasilitas sekolah terdekat berada di ibu kota Kecamatan Tahota berjarak sekitar 30 kilometer. Itu pun harus berjalan kaki selama berjam-jam. 

Ironisnya lagi, hingga kini ruas jalan Trans Papua Barat itu masih jarang dilintasi sarana transportasi umum.

"Pusat sekolahan hanya ada di kecamatan Tahota, anak-anak tidak mampu berjalan kaki sejauh 30 kilometer dari Kaprus Gunung setiap harinya. Sementara sarana transportasi umum jarang melintas di jalur trans Tahota-Windesi ini," kata Sayori. 

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: