Pilkada 2020, KPU Izinkan Warga di Raja Ampat Sosialisasikan Pilih Kotak Kosong

Chanry Andrew Suripatty ยท Rabu, 14 Oktober 2020 - 13:30:00 WIT
Pilkada 2020, KPU Izinkan Warga di Raja Ampat Sosialisasikan Pilih Kotak Kosong
Penolakan warga terhadap calon bupati Raja Ampat. (Foto: iNews/Andrew Chanry).

WAISAI, iNews.id - KPU Raja Ampat mengizinkan warga menyosialisasikan kotak kosong dengan syarat memarkan kelebihan dan kekurangannya. Namun mereka tak boleh mengkritik calon tunggal.

Komisioner KPU Raja Ampat, Mus Saifuddin mengatakan, secara teknis hal ini akan disampaikan tim dari KPU pada 18 Oktober mendatang. Jadi warga memiliki dua pilihan, di antaranya calon tunggal, Abdul Faris Umlati-Ordeko Burdam.

" Yang jelas baik calon tunggal maupun kotak kosong secara demokrasi dijamin dalam undang-undang dan peraturan KPU," kata Mus di Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Rabu (14/10/2020).

Terkait alat peraga kampanye dengan adanya calon tunggal ini, kata dia, secara regulasi KPU hanya menyiapkan untuk pasangan calon yang terdaftar. Sementara kotak kosong hanya muncul sebagai peserta di surat suara.

Tapi tidak ada batasan bagi warga secara perseorangan atau kelompok menyosialisasikan kotak kosong dengan cara masing-masing, sepanjang tidak berkampanye.

Menurut Mus, mereka yang menyosialisasikan kotak kosong seharusnya bisa memaparkan apa kelebihan dan kekurangannya. Namun tidak boleh menyerang atau menjelekan calon tunggal.

"Karena kotak kosong secara struktur bukan tim. Sehingga tidak memiliki hak mengkritisi calon tunggal. Karena tujuannya hanya sebatas sosialisasi," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal