Senator Papua Barat Sebut Pembangunan di Papua Harus Libatkan Adat, Agama dan Pemerintah

Antara ยท Sabtu, 19 Desember 2020 - 10:09:00 WIT
Senator Papua Barat Sebut Pembangunan di Papua Harus Libatkan Adat, Agama dan Pemerintah
Ilustrasi anak-anak Papua. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Papua Barat Filep Wamafma menilai, apabila ditelaah secara mendalam dan holistik, tipologi pembangunan di Papua harus melibatkan tiga peran, yaitu adat, agama serta pemerintah. Sepanjang kebijakan strategis nasional mengesampingkan tipologi itu, maka tujuan pembangunan tidak akan tercapai.

"Rencana kebijakan strategis nasional yang dikerjakan pemerintah pusat di Tanah Papua dapat tercapai jika kebijakan dialog tersebut menciptakan kedamaian," ujar Senator Papua Barat tersebut di Jakarta, Jumat (18/12/2020).

Dia menjelaskan, adat merupakan roh pertama dalam pembangunan di Tanah Papua. Adat menjadi ibu bagi orang Papua. Karena itu adat yang paling memahami keadaan Papua.

"Melibatkan adat merupakan langkah terbaik dalam pembangunan karena dengan demikian ada perhatian sebagai ibu bagi Tanah Papua," katanya.

Filep mengatakan, agama merupakan bagian integral dari masyarakat Papua, sejak Zending Kristen hingga penyebaran agama lainnya. Ruang sakral agama selalu menjadi wadah reflektif bagi orang Papua dalam melihat dirinya sendiri.

"Dalam hal pembangunan, agama perlu dilibatkan agar kecintaan terhadap Papua dinyatakan dengan sungguh-sungguh," ucapnya.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: